Manfaat Dan Resiko Teknologi Lasik Mata

Manfaat dan Resiko Teknologi Lasik Mata

detribpas.com – Gangguan kesehatan mata seperti katarak atau minus dapat diatasi teknologi lasik mata. Prosedur koreksi pengelihatan ini dinilai telah aman dan telah mendapatkan izin dari badan militer, NASA dan lainnya.

Lasik merupakan akronim dari laser assisted in situ keratomileusis. Tidakan ini diambil untuk mengatasi berbagai gangguan pengelihatan. Prosedur ini masih terbilang baru dalam dunia kedokteran dan kesehatan.

Proses yang diperlukan tidak memakan waktu yang terlalu lama meski namanya operasi bedah. Proses pembenahan dilakukan pada area kornea untuk mengubah bentuknya dengan menghilangkan beberapa jaringan.

Menurut penelitian terbaru mengungkap bahwa hasil akhir dari operasi dengan teknologi lasik mata 96% persen merasa pengelihatannya menjadi sangat baik. Namun, tidak semua gangguan pada mata dapat dilakukan tindakan ini, perlu dilakukan screening dahulu.

Manfaat dari Teknologi Lasik Mata

Dengan hasil yang memuaskan pasien tersebut dapat dikatakan bahwa teknologi lasik mata memiliki banyak manfaat bagi pasien yang mengalami gangguan pengelihatan. Berikut manfaat dari tindakan operasi ini.

BACA JUGA:  3 Aplikasi Adzan Otomatis Terakurat dan Gratiss Didonwload

Manfaat Dan Resiko Teknologi Lasik Mata

Manfaat yang pertama tentu saja memperbaiki pengelihatan agar lebih jelas dan bersih layaknya mata normal. Dengan teknologi lasik mata dapat memperbaiki berbagai gangguan seperti rabun jauh atau rabun dekat, katarak gangguan pengelihatan lainnya.

Prosedur operasi ini tidak menyebabkan rasa sakit yang berlebihan bahkan sangat minim jika dibandingkan dengan prosedur lainnya. Dalam proses anetesi hanya melalui tetes mata dan dalam prosesnya tidak akan ditemui proses jahitan seperti operasi pada umumnya.

Selain minim rasa sakit, proses pemulihan pasca operasi juga terbilang sangat cepat. Meski cepat namun hasilnya juga tetap baik. Hasil akan terlihat dalam beberapa hari setelah dilakukannya prosedur. Jika masalahnya cukup ringan, maka penyembuhan akan lebih cepat.

selanjutnya adalah tidak ada lagi penggunaan kontak lensa dan kacamata. Anda mungkin kadang terganggu dengan pemakaian alat bantu pengelihatan untuk memperjelas pengelihatan. Ditambah saat ini, terdapat profesi yang tidak membolehkan kacamata.

Hal ini juga berguna bagi Anda yang alergi dengan penggunaan kontak lensa bisa menyebabkan iritasi. Anda juga bisa lebih hemat karena tidak perlu lagi membeli kacamata dan kontak lensa baru secara berkala yang jika dikumpulkan bisa saja lebih mahal dari biaya operasi.

BACA JUGA:  Manfaat dan Penerapan Teknologi Artificial Intellegence dalam Kehidupan

Secara psikologis manfaat bisa dirasakan adalah peningkatan rasa percaya diri. Dengan tidak menggunakan alat bantu pengelihatan, akan membuat Anda lebih percaya diri dan perubahan pada gaya hidup sehari-hari.

Tidak ada lagi kacamata yang bisa menghambat beberapa aktivitas fisik. Gaya hidup juga akan ikut berubah karena, Anda akan lebih bebas karena tidak perlu membawa kacamata ke mana-mana saat bepergian.

Resiko Teknologi Lasik Mata

Meskipun hasilnya sangat memuaskan dan memiliki berbagai manfaat, teknologi lasik mata juga tidak terlepas  dari resiko. Resiko ini bisa terjadi pasca dilakukannya operasi bedah lasik ini. Beberapa resiko berikut bisa jadi dirasakan pasien lasik.

Manfaat Dan Resiko Teknologi Lasik Mata

Resiko mungkin ditemukan adalah mata kering. Setelah adanya lasik, akan menyebabkan turunnya produksi air mata. Namun, sifatnya hanya sementara dan dapat dibantu dengan penggunaan obat tetes mata dan akan normal kembali beberapa waktu.

BACA JUGA:  Rekomendasi Mesin Pencari Internet Selain Google

Resiko peneglihatan menjadi slau, terdapat lingkaran cahaya dan pengelihatan ganda. Setelah dilakukan operasi bisa jadi lebih sensitif terhadap cahaya yang bisa menyebabkan ketiga gangguan tersebut. Ini juga bersifat sementara dan akan pulih beberapa hari atau minggu.

Pada saat dilakukan operasi dilakukan pengangkatan jaringan dan tidak dilakukan dengan sempurna akan menyebabkan terjadinya Astigmatisme. Untuk mengatasi hal ini memerlukan tindakan operasi tambahan atau penggunaan kacamata atau kontak lens.

Resiko yang mungkin terjadi adalah Flap. Tindakan operasi dalam membuka, mengangkat dan peletakan flap kembali pada bagian depan mata bisa menyebabkan peradangan, infeksi, sobek atau menyebabkan flap tersebut bergeser.

Kemudian resiko lain yang mungkin terjadi adalah regresi. Kasus regresi sangat jarang ditemui. Regeresi adalah kondisi menyebabkan bagian telah ditindaki secara bertahap kembali ke masalah pengelihatan semua sama seperti sebelum operasi.

Dengan manfaat yang sangat besar dalam memperbaiki masalah pengelihatan, operasi lasik banyak dipilih dalam memperbaiki masalah pada mata. Namun, dengan ini terdapat pula resiko yang perlu Anda ketahui mengenai teknologi lasik mata ini. (Red-detribpas.com)