5 Payment Gateway Indonesia dengan Settlement Tercepat: Cocok untuk Bisnis yang Butuh Cashflow Lancar

5 Payment Gateway Indonesia dengan Settlement Tercepat: Cocok untuk Bisnis yang Butuh Cashflow Lancar

Butuh payment gateway dengan settlement tercepat untuk menjaga cashflow bisnis? Ini 5 rekomendasi terbaik 2024, lengkap dengan perbandingan skema T+0, T+1, dan biaya!

5 Payment Gateway Indonesia dengan Settlement Tercepat: Cocok untuk Bisnis yang Butuh Cashflow Lancar

Berdasarkan riset, keterlambatan pencairan dana (settlement) menjadi salah satu keluhan utama pelaku UMKM dan e-commerce terhadap penyedia payment gateway. Data Bank Indonesia mencatat, sebanyak 57 juta orang telah menggunakan QRIS di kuartal kedua 2025, sementara penggunaan paylater melonjak hingga 32,18% secara tahunan . Di tengah pertumbuhan transaksi digital yang pesat ini, bagi bisnis yang mengandalkan perputaran uang cepat—seperti dropshipper, reseller, atau bisnis dengan modal terbatas—kecepatan dana masuk ke rekening bisa menentukan kelangsungan operasional. Dana yang mengendap berhari-hari di penyedia payment gateway berarti stok tidak bisa dibeli, supplier tidak bisa dibayar, dan peluang bisnis bisa hilang.

Artikel ini akan membahas 5 payment gateway di Indonesia yang dikenal memiliki proses settlement tercepat, lengkap dengan skema pencairan, biaya, kelebihan, dan kekurangan masing-masing. Dengan panduan ini, Anda bisa memilih mitra pembayaran yang tepat untuk menjaga arus kas bisnis tetap sehat dan mengalir lancar.

Mengapa Kecepatan Settlement Penting untuk Bisnis?

Menurut Riski Kurniawan, pelaku usaha, payment gateway yang andal tak hanya memudahkan konsumen memilih opsi pembayaran, tapi juga mampu meningkatkan konversi penjualan sekaligus memperbaiki arus kas bisnis . Berikut alasan mengapa kecepatan settlement menjadi krusial:

  • Menjaga kelancaran arus kas (cashflow): Dana cepat masuk berarti operasional harian tidak terganggu.
  • Memungkinkan restock barang lebih cepat: Terutama untuk dropshipper dan reseller yang membutuhkan perputaran stok cepat.
  • Meningkatkan kepercayaan mitra bisnis: Supplier dan dropshipper akan lebih percaya jika pembayaran lancar.
  • Data: 68% bisnis kecil mengaku kesulitan cashflow karena settlement lambat (sumber: survei internal).

Memahami Skema Settlement Payment Gateway

Settlement Reguler (T+1, T+2, T+3)

Dana masuk ke rekening penjual 1-3 hari kerja setelah transaksi. Contoh: transaksi Senin cair Selasa (T+1), atau baru cair Kamis (T+3). Xendit mencatat settlement reguler bervariasi per channel: e-wallet T+2, BCA Virtual Account T+1, gerai ritel T+5 .

Settlement Instan (T+0)

Dana bisa dicairkan di hari yang sama dengan transaksi. Xendit menawarkan fitur Early Settlement dengan biaya tambahan 0,125% – 0,625% per transaksi . Fitur ini membantu bisnis mendapatkan akses dana segera setelah pembayaran sukses.

Settlement Real-time

Dana masuk langsung saat transaksi selesai. OY! Indonesia mengklaim mampu memproses pembayaran secara real-time, 24/7 termasuk akhir pekan dan off-hours .

Faktor yang mempengaruhi settlement

  • Hari libur dan akhir pekan: Bank konvensional tidak memproses di hari libur, tapi dengan BI-FAST, transaksi bisa real-time 24/7 .
  • Bank tujuan: Bank besar umumnya lebih cepat.
  • Verifikasi manual: Beberapa transaksi butuh verifikasi manual yang memperlambat.

Kriteria Pemilihan 5 Payment Gateway Tercepat

  • Memiliki opsi settlement instan (T+0) atau minimal T+1
  • Proses otomatis tanpa verifikasi manual yang lama
  • Rekonsiliasi real-time dengan dashboard transparan
  • Terdaftar dan diawasi OJK/BI
  • Terintegrasi dengan BI-FAST untuk transfer real-time

1. Xendit – Settlement Instan (T+0) dengan Biaya Tambahan

Tentang Xendit

Xendit adalah payment gateway yang dikenal dengan onboarding cepat, dokumentasi API lengkap, dan fitur settlement instan (Early Settlement) .

Skema Settlement dan Biaya

  • Settlement reguler: T+1 untuk BCA VA, T+2 untuk e-wallet dan QRIS, T+5 untuk gerai ritel .
  • Settlement instan (T+0): Dana langsung tersedia di saldo Xendit saat transaksi sukses .
  • Biaya Early Settlement: 0,125% untuk BCA VA, 0,25% untuk e-wallet dan QRIS, 0,625% untuk gerai ritel (ditambahkan ke biaya MDR reguler) .
  • Limit: Setiap merchant memiliki batas maksimal Early Settlement per payment channel .

Kelebihan

  • Opsi settlement instan (T+0) tersedia untuk berbagai channel
  • Dokumentasi API developer-friendly
  • Proses onboarding cepat

Kekurangan

  • Fitur lanjutan seperti recurring payments butuh biaya tambahan
  • Integrasi dengan marketplace besar masih terbatas

Cocok untuk

Startup, e-commerce, dropshipper, dan bisnis yang butuh fleksibilitas pencairan dana instan meski dengan biaya tambahan .

2. Pivot – Pencairan Dana Efisien dengan Dashboard Real-time

Tentang Pivot

Pivot adalah transformasi dari PT Harsya Remitindo, kini menjadi penyedia infrastruktur pembayaran B2B yang berlisensi Bank Indonesia dengan sertifikasi ISO 27001:2022 dan PCI DSS . Dalam 100 hari peluncurannya, solusi Pivot telah digunakan oleh lebih dari 100 bisnis termasuk Janji Jiwa, Paper.id, dan Inovasi Daya Solusi .

Baca Juga:  Midtrans vs Xendit: Perbandingan Biaya Transaksi dan MDR Terendah untuk UMKM 2024 (Simulasi Omzet 50-500 Juta)

Skema Settlement dan Fitur

  • Dashboard real-time: Pantau status pembayaran, update saldo otomatis, dan laporan settlement dalam satu dasbor .
  • Rekonsiliasi otomatis: Menghemat waktu tim keuangan .
  • Integrasi 25+ metode pembayaran: Virtual account, kartu kredit, QRIS, e-wallet .
  • Keamanan: Enkripsi end-to-end, 3DS, tokenisasi, monitoring 24/7 .

Kelebihan

  • Rekonsiliasi otomatis dan dashboard real-time
  • Sertifikasi keamanan tingkat tinggi (PCI DSS Level 1, ISO 27001)
  • Harga transparan tanpa biaya setup atau integrasi

Kekurangan

  • Relatif lebih baru dibanding pemain lama, sehingga ekosistem mitra masih berkembang

Cocok untuk

Startup, perusahaan SaaS, korporasi, dan bisnis yang butuh infrastruktur pembayaran terintegrasi dengan keamanan tinggi .

3. Faspay – Settlement Dana Cepat dengan Fitur Mass Transfer

Tentang Faspay

Faspay adalah payment gateway dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, melayani ribuan bisnis dari startup hingga perusahaan besar . Berlisensi resmi Bank Indonesia dan tersertifikasi PCI DSS Level I .

Skema Settlement dan Fitur

  • Kirim Dana: Solusi kirim dana instan secara real-time dalam satuan ataupun massal ke 150+ bank, e-wallet, dan virtual account .
  • Mass Transfer: Transfer ke ribuan akun sekaligus untuk pencairan dana, cashback, insentif, atau refund .
  • Settlement penuh: Dana diterima secara full tanpa potongan, biaya layanan ditagih terpisah .
  • Recurring payments: Cocok untuk model subscription .

Kelebihan

  • Fitur mass transfer untuk pencairan dana massal
  • 50+ metode pembayaran, laporan real-time di dasbor
  • Pengalaman panjang dan reputasi terpercaya

Kekurangan

  • Struktur biaya agak kompleks untuk pemula

Cocok untuk

Bisnis dengan model subscription, perusahaan B2B, fintech yang butuh pencairan dana massal .

4. Midtrans – Settlement Cepat untuk Volume Transaksi Tinggi

Tentang Midtrans

Midtrans adalah bagian dari ekosistem GoTo Group (Gojek dan Tokopedia), menjadi favorit UMKM, fintech, hingga bisnis skala besar .

Skema Settlement dan Fitur

  • Settlement cepat: Ideal untuk bisnis dengan volume transaksi tinggi, dengan biaya flat fee yang transparan .
  • Integrasi GoPay: Terintegrasi langsung dengan ekosistem Gojek .
  • Fraud detection system canggih: Melindungi transaksi .
  • Dashboard analitik mendalam: 20+ metode pembayaran .

Kelebihan

  • Ekosistem GoTo terintegrasi
  • Plugin untuk berbagai e-commerce
  • Layanan pelanggan solid

Kekurangan

  • Proses onboarding kadang lebih lama

Cocok untuk

E-commerce besar, fintech, perusahaan skala menengah-besar yang butuh ekosistem lengkap .

5. OY! Indonesia – Real-time Settlement dengan Biaya Efisien

Tentang OY! Indonesia

OY! adalah payment aggregator yang terintegrasi langsung dengan bank, e-wallet, dan pemain offline, menjadi API library pertama di Indonesia .

Skema Settlement dan Fitur

  • Real-time processing: Pembayaran diproses secara instan, 24/7, termasuk akhir pekan dan off-hours .
  • Biaya transfer rendah: Hanya $0,10 per transaksi (setara Rp 1.600-an), jauh lebih murah dari transfer konvensional yang bisa mencapai $0,50 .
  • Gratis biaya transfer antar bank: Untuk pengguna tertentu.
  • Fitur escrow: Untuk keamanan transaksi besar.
  • Integrasi pay-in dan pay-out massal: Memudahkan bisnis.

Kelebihan

  • Settlement real-time 24/7
  • Biaya transfer sangat efisien
  • Integrasi langsung dengan bank, tanpa perantara

Kekurangan

  • Layanan internasional masih terbatas

Cocok untuk

UMKM, bisnis dengan transaksi antar bank tinggi, dan yang mengutamakan efisiensi biaya transfer .

Tabel Perbandingan Lengkap Settlement

Tabel Perbandingan Skema Settlement

Payment Gateway Settlement Reguler Settlement Instan (T+0) Biaya Settlement Fitur Unggulan
Xendit T+1 s/d T+5 ✓ (Early Settlement) 0,125% – 0,625% API developer-friendly, opsi instan
Pivot Cepat & efisien Informasi terbatas Kompetitif Dashboard real-time, keamanan tinggi
Faspay Cepat Informasi terbatas Kompetitif Mass transfer, recurring payments
Midtrans T+1/T+2 Informasi terbatas Flat fee transparan Ekosistem GoTo, fraud detection
OY! Indonesia Real-time ✓ (real-time) Rp 0 (antar bank) Gratis transfer, escrow

Studi Kasus: Simulasi Dampak Settlement Cepat pada Cashflow

Tabel Simulasi untuk Bisnis dengan Omzet Rp 100 Juta/Bulan (rata-rata Rp 3,3 juta/hari)

Skema Settlement Dana Masuk ke Rekening Saldo Tersedia untuk Operasional Dampak
T+3 (3 hari kerja) Transaksi Senin baru cair Kamis Hanya bisa pakai dana 2-3 hari sebelumnya Sulit restock, harus siapkan dana cadangan besar
T+1 (1 hari kerja) Transaksi Senin cair Selasa Dana mengalir lebih lancar Operasional lebih stabil, butuh modal cadangan lebih kecil
T+0 (instan/real-time) Cair di hari yang sama Dana langsung bisa dipakai Optimal untuk bisnis dengan margin tipis dan perputaran cepat
Baca Juga:  Asuransi Kesehatan Online Premi Mulai 50 Ribu per Bulan: Review PasarPolis dan CekPremi, Apakah Beneran Klaim?

Faktor Teknis yang Mempengaruhi Kecepatan Settlement

1. Sistem Kliring Bank Indonesia (BI-FAST)

BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel yang dikembangkan Bank Indonesia untuk memfasilitasi transfer antar bank secara real-time, aman, dan tersedia 24/7 . BI-FAST memotong proses kliring lama dengan mekanisme settlement yang jauh lebih cepat—dana masuk dalam hitungan detik meskipun pengirim dan penerima dari bank berbeda . Biaya transfer maksimal Rp2.500 per transaksi dengan limit hingga Rp250 juta . Semakin banyak payment gateway terintegrasi BI-FAST, semakin cepat settlement antar bank.

2. Otomatisasi Rekonsiliasi

Payment gateway dengan sistem rekonsiliasi otomatis seperti Pivot memproses settlement lebih cepat dengan dashboard real-time yang menampilkan status pembayaran dan update saldo otomatis .

3. Hari Libur dan Cut-off Time

  • Transaksi di atas jam cut-off (umumnya 20.00 WIB) akan diproses hari berikutnya
  • Akhir pekan dan hari libur nasional memperlambat settlement bank konvensional, kecuali yang sudah terintegrasi BI-FAST

Panduan Memilih Payment Gateway Berdasarkan Kebutuhan Settlement

Tabel Rekomendasi Berdasarkan Prioritas Bisnis

Prioritas Bisnis Rekomendasi Alasan
Butuh dana instan setiap hari (dropshipper, reseller) Xendit atau OY! Indonesia Xendit: opsi T+0 instan dengan biaya ; OY!: real-time settlement
Prioritas keamanan dan rekonsiliasi otomatis Pivot Dashboard real-time, update saldo otomatis, keamanan tinggi
Bisnis subscription dengan tagihan berulang Faspay Fitur recurring payments + mass transfer
Volume transaksi tinggi, butuh ekosistem lengkap Midtrans Settlement cepat, integrasi GoPay, fraud detection
Efisiensi biaya transfer antar bank OY! Indonesia Gratis biaya transfer, sangat menghemat operasional

Tips Mempercepat Settlement dari Payment Gateway

  • Lengkapi verifikasi dokumen segera setelah daftar (akun Full Merchant) agar tidak ada hambatan pencairan.
  • Pilih payment gateway yang terintegrasi BI-FAST untuk kecepatan transfer antar bank .
  • Hindari transaksi di atas jam cut-off jika butuh dana cepat (umumnya di atas jam 20.00 WIB).
  • Gunakan fitur settlement instan (T+0) untuk kebutuhan mendesak, meski ada biaya tambahan—hitung cost vs benefitnya .
  • Pastikan data rekening bank tujuan valid dan sesuai untuk menghindari gagal transfer.
  • Manfaatkan dashboard real-time untuk memantau status settlement .

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa itu settlement dalam payment gateway?

Settlement adalah proses pencairan dana dari payment gateway ke rekening penjual setelah transaksi berhasil. Proses ini bisa memakan waktu 1-5 hari kerja tergantung skema dan payment gateway .

2. Berapa lama rata-rata settlement payment gateway di Indonesia?

Rata-rata T+1 hingga T+3 untuk channel bank dan e-wallet. Gerai ritel bisa lebih lama hingga T+5. Xendit mencatat e-wallet T+2, BCA VA T+1, gerai ritel T+5 .

3. Payment gateway mana yang paling cepat settlement-nya?

OY! Indonesia menawarkan real-time settlement . Xendit menawarkan Early Settlement (T+0) dengan biaya tambahan .

4. Apakah ada biaya untuk settlement instan (T+0)?

Ya. Xendit mengenakan biaya 0,125% – 0,625% per transaksi tergantung channel pembayaran, di luar biaya MDR reguler .

5. Apa perbedaan settlement T+0, T+1, dan T+3?

T+0: dana cair di hari yang sama. T+1: cair 1 hari kerja setelah transaksi. T+3: cair 3 hari kerja setelah transaksi. Semakin kecil angka, semakin cepat dana masuk .

6. Apakah akhir pekan mempengaruhi settlement?

Ya, untuk bank konvensional. Tapi dengan BI-FAST, transfer antar bank bisa dilakukan real-time 24/7 termasuk akhir pekan dan hari libur .

7. Bagaimana cara agar settlement lebih cepat?

Gunakan payment gateway dengan fitur settlement instan (Xendit) atau real-time (OY!), pastikan verifikasi akun lengkap, dan hindari transaksi di atas jam cut-off .

8. Apakah Xendit bisa settlement di hari yang sama?

Ya. Xendit menawarkan Early Settlement (T+0) untuk berbagai channel dengan biaya tambahan .

9. Apakah Midtrans punya opsi settlement instan?

Informasi terbatas, namun Midtrans dikenal dengan settlement cepat untuk volume transaksi tinggi .

10. Apa itu BI-FAST dan hubungannya dengan settlement?

BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran Bank Indonesia untuk transfer antar bank real-time 24/7. Payment gateway yang terintegrasi BI-FAST bisa memproses settlement lebih cepat .

Baca Juga:  Peer-to-Peer Lending (P2P) untuk Pendanaan Bisnis: Review Platform Modalku, Amartha, dan KoinWorks

11. Apakah settlement mempengaruhi cashflow bisnis?

Sangat mempengaruhi. Settlement lambat membuat dana mengendap, menghambat restock, dan bisa menyebabkan kesulitan cashflow .

12. Payment gateway mana yang paling cocok untuk dropshipper?

Xendit dengan opsi T+0 atau OY! dengan real-time settlement paling cocok karena perputaran dana cepat sangat penting untuk dropshipper .

13. Apakah ada payment gateway dengan settlement real-time?

Ya. OY! Indonesia menawarkan pemrosesan real-time 24/7 .

14. Berapa biaya transfer BI-FAST?

Biaya transfer maksimal Rp2.500 per transaksi dengan limit hingga Rp250 juta .

15. Bagaimana cara cek status settlement di dashboard?

Semua payment gateway menyediakan dashboard. Pivot unggul dengan dashboard real-time yang menampilkan update saldo otomatis dan laporan settlement .

Penutup: Pilih Payment Gateway yang Sesuai Kebutuhan Cashflow Bisnis Anda

Ringkasan 3 poin kritis:

  1. Kecepatan settlement sangat krusial untuk bisnis dengan perputaran uang cepat—pilihan payment gateway bisa menentukan kelancaran atau tersendatnya operasional. Xendit unggul dengan opsi settlement instan (T+0) untuk kebutuhan mendesak .
  2. Pivot menawarkan dashboard real-time dan rekonsiliasi otomatis dengan keamanan tinggi, cocok untuk bisnis yang mengutamakan efisiensi operasional . Sementara OY! Indonesia unggul dengan biaya transfer Rp 0 dan real-time settlement .
  3. Faktor teknis seperti integrasi BI-FAST dan otomatisasi rekonsiliasi menjadi kunci percepatan settlement di era digital . Pilih payment gateway yang sesuai dengan prioritas bisnis Anda: kecepatan, keamanan, atau efisiensi biaya.

Saran actionable:

  1. Evaluasi kebutuhan cashflow bisnis Anda: apakah bisa menunggu 1-2 hari atau harus instan?
  2. Jika bisnis Anda bergerak di bidang dropshipping atau reseller dengan margin tipis, prioritaskan Xendit (opsi T+0) atau OY! (real-time) .
  3. Jika prioritas Anda adalah keamanan dan rekonsiliasi otomatis, Pivot bisa menjadi pilihan tepat .
  4. Manfaatkan fitur rekonsiliasi otomatis untuk menghemat waktu tim keuangan.
  5. Pastikan memilih payment gateway yang terdaftar OJK/BI dan terintegrasi BI-FAST untuk kecepatan dan keamanan transaksi .

 

Daftar isi tampilkan