Inilah 10 Alat Musik Tradisional Indonesia dan Cara Memainkannya

Inilah 10 Alat Musik Tradisional Indonesia dan Cara Memainkannya

detribpas.com – Alat musik tradisional yang ada di Indonesia sangatlah beragam jenisnya, hal ini terjadi karena produk budaya yang ada di negara kita sangatlah banyak, dari Sabang sampai Merauke kamu dapat menjumpai uniknya alat dan seni musik, serta cara memainkannya.

Membahas tentang budaya Indonesia, nampaknya tidak akan ada habisnya. Salah satunya tentang keragaman alat musik tradisi. Setiap daerah yang ada di Indonesia diyakini memiliki jenis alat musik khas daerahnya masing-masing.

Keberagaman tentang munculnya jenis alat musik tradisi disebabkan oleh faktor budaya yang ada pada wilayah tersebut. Setiap budaya yang ada melahirkan produk salah satunya seni, ada seni musik, seni tari, seni memahat, seni melukis dan jenis produk kesenian lainnya.

Jadi sudah menjadi suatu keharusan kita bangga menjadi warga Indonesia, dengan budaya yang sangat beragam dan keseniannya yang sangat indah.

Untuk kembali menguatkan kesenian yang ada di Indonesia, supaya generasi millenialnya lebih peduli, berikut ini kami akan membahas tentang 10 jenis alat musik tradisional dan cara memainkannya.

Mengenal Musik Tradisional

Sebelum kami membahas tentang jenis alat musik khas Indonesia, akan kami sampaikan terlebih dahulu tentang pengertian musik tradisional.

Para pakar seni budaya sepakat, menyebutkan pengertian musik tradisi yaitu musik yang lahir dan hidup ditengah suatu masyarakat tradisional, serta secara turun-temurun terus dilestarikan sebagai sarana upacara adat, atau sekedar hiburan semata.

Selanjutnya pengertian alat musik tradisi, berarti jenis alat yang digunakan untuk menghasilkan suatu musik yang lahir, tumbuh dan berkembang dengan mencirikan suatu masyarakat adat itu. Digunakan sebagai sarana ritual ataupun hiburan para masyarakat.

Prinsipnya musik khas tradisi daerah akan terus hidup dan berkembang jika terpenuhinya 3 unsur yaitu: seniman atau orang yang bisa memainkan serta mencintai akan alat dan musik tradisi itu, alat dan musik itu sendiri, dan terakhir terdapat masyarakat penikmat seni yang bisa mengapresiasi.

BACA JUGA:  Alat Musik Tradisional Aceh dan Cara Membunyikannya

Ketiga unsur itulah yang sejatinya mampu melestarikan eksistensi musik tradisi, jadi sebagai warisan kesenian leluhur tidak akan pernah punah diterjang arus budaya modern kita para senimannya masih memainkan alat musik daerah dan para masyarakatnya masih mengapresiasi kerja-kerja kebudayaan para senimannya itu.

Melalui artikel ini, harapan besar kami mampu memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan, minimal mengenalkan kepada generasi millenial tentang 10 jenis alat musik khas Indonesia beserta cara memainkannya.

10 Alat Musik Tradisional dan Cara Memainkannya

Setidaknya dengan kamu membaca artikel ini paling tidak tahu tentang keberadaannya, namanya dan cara memainkannya, karena hakikatnya tidak harus menjadi seorang seniman tradisi untuk memainkan jenis musik daerah.

Karena harapan kami paling tidak kamu tahu tentang produk seni budaya yang ada, dan bonusnya setelah membaca artikel ini perlahan dari tahu informasi dilanjutkan kamu juga bisa memainkannya.

Untuk itu berikut inilah 10 jenis alat musik tradisional khas Indonesia, yang akan kami rangkum dari ratusan jenis alat musik tradisi yang sudah ada di negara kita. Dan ulasan lengkapnya yaitu sebagai berikut:

Inilah 10 Alat Musik Tradisional Indonesia dan Cara Memainkannya

  1. Serune Kalee

Alat musik ini berasal dari Aceh, merupakan jenis alat musik tradisional yang cara memainkannya dengan di tiup, untuk menghasilkan suara yang khas Teknik meniupnya pun membutuhkan olah nafas yang khusus.

Dan inilah kelebihan musik daerah yang secara teknik permainan tidak kalah dengan musik modern. Secara lantunan bunyi yang dikeluarkan oleh Serune Kalee juga sangat merdu mendayu-dayu.

  1. Saluang Minang

Saluang merupakan alat musik tradisional khas tanah minang, secara bentuk hampir sama dengan suling, namun walaupun bentuk dan cara memainkannya sama dengan suling, tapi teknik meniup saluang ini berbeda.

Karena bentuknya yang kecil dan bisa dibawa kemana saja, masyarakat tanah minang dulu banyak memainkannya sembari mengembalakan hewan ternak. Dan Saluang terbuat dari bahan bambu.

  1. Taganing

Merupakan jenis alat musik asli Batak, yang cara memainkannya dipukul oleh satu sampai dua orang menggunakan palupalu (Stik). Walaupun cara memainkannya dengan dipukul namun dalam komposisi musik Batak peran taganing sangatlah penting.

BACA JUGA:  Alat Musik Tradisional Minangkabau Selain Saluang

Karena bunyi yang dihasilkan oleh taganing yaitu sebagai pembawa melodi yang sifatnya mengandung unsur ritmis, selayaknya musik tradisi yang lainnya nuansa budaya yang kental juga ada dalam Taganing ini.

  1. Sampe

Sampe adalah alat musik tradisional khas tanah borneo atau Kalimantan. Biasa dimainkan oleh suku Dayak, dengan cara memainkannya dipetik layaknya gitar. Pembedanya dalam memetic Sampe dibutuhkan keahlian khusus dengan chord asli tradisi Dayak.

Secara komposisi bunyi berjenis kordofon, nuansa petikannya yang khas juga sering digunakan untuk mengiringi tarian khas suku Dayak. Selain menghasilkan suara yang merdu, umumnya dalam tubuh Sampe juga terdapat goren seni lukis yang khas.

  1. Angklung

Jenis alat musik khas tanah pasunandan Jawa Barat yang terbuat dari bambu, keunikan dari Angklung yaitu cara memainkannya di goyangkan menggunakan tangan, sehingga dari getaran bambu tersebut menghasilkan jenis nada ideofon.

Walaupun sekilas melihat seniman bermain angklung itu sangat mudah, namun dalam menggoyangkannya dibutuhkan teknik khusus dan harus memahami tangga nada supaya menghasilkan komposisi bunyi yang harmonis.

Inilah 10 Alat Musik Tradisional Indonesia dan Cara Memainkannya

  1. Gamelan

Kami yakin untuk alat musk tradisi yang satu ini sudah tidak asing lagi, sejatinya gamelang merupakan seperangkat alat musik tradisi khas tanah jawa khususnya jawa tengan dan Yogyakarta.

Kurang lebih dalam seperangkat alat Gamelan terdiri dari 15 jenis, secara memainkannya dipukul walaupun terdapat beberapa alat musik yang digesek, dan ditiup, Jenis gamelan juga sangat beragam.

Contohnya Gamelan Gedhe, Gamelan Wayangan, Gamelan Pakurmatan dan Gamelan Sekaten. Bagi orang Jawa pastinya sudah tidak asing lagi melihat dan mengetahui tentang alat musik khas budaya mereka ini.

  1. Kolintang

Merupakan jenis alat musik tradisional khas Sulawesi yang terbuat dari kayu kemudian disusun rapi secara khas budaya Sulawesi yang menghasilkan nada indah dengan cara memainkannya dipukul.

Walaupun hanya sekedar memukul, tapi pada faktanya tetap dibutuhkan teknik khusus, karena Kolintang juga digunakan sebagai alunan musik dalam acara upacara adat, pertunjukan seni tari, mengiringi nyanyian khas tradisi dan pertunjukan musik.

BACA JUGA:  Alat Musik Tradisional Minangkabau Selain Saluang

Sehingga diperlukan keahlian khusus yang sudah diciptakan ritme memukulnya oleh seniman adat terdahulu.

  1. Tambur

Tambur adalah alat musik khas Bali berbentuk gendang dengan ukuran yang besar dan cara memainkannya dipukul, dalam sejarahnya alat musik tambur digunakan sebagai pengirin upacara keagaam umat hindu di Bali,

Selain kerap digunakan untuk musik upacara adat, Tambur juga digunakan untuk bebunyian iringan musik anak bangsawan yang akan melangsungkan suatu pernikahan.

Walaupun cara memainkannya hanya dipukul, namun tetap dibutuhkan suatu teknik yang khusus untuk memperoleh ritme suara yang merdu dan khas. Dalam memainkannya biasanya Tambur dilengkapi dengan kempur atau gong besar untuk mengharmonisasikan suara bunyi yang dikeluarkan.

  1. Sasando

Alat musik sasando berasal dari Pulau Rote, yang masuk dalam provinsi Nusa Tengga Timur (NTT). Melihat bentuknya sasando ini sangatlah unik, cara memainkannya adalah dengan dipetik.

Bahan dasar alat musik sasando ini berasal dari bambu, kayu beserta daun lontar dan terdapat senar yang dipetik. Seniman ketika memetik sasando biasanya menggunakan topi khas yang terbuat dari lontar asli Pulau Rote.

  1. Tifa

Ulasan alat musik tradisional yang terakhir adalah tifa, merupakan alat musik khas tanah Papua yang juga merambak ke pulau Maluku. Terbuat dari batang kayu lingga yang besar kemudian dilubangi tengahnya dan ditutup oleh kulit.

Cara memainkan tifa yaitu dengan dipukul, untuk menemukan ritme yang indah, memukul tifa juga terdapat cara sendiri yang sejatinya telah diwariskan turun temurun oleh masyarakat dan seniman adat ditanah Papua dan Maluku.

Itulah jenis 10 alat musik tradisional khas Indonesia yang sejatinya masih sangat banyak lagi jenis alat musik khas Nusantara ini, namun paling tidak sebagai suatu informasi tentang ilmu pengetahuan kesenian budaya, dengan kita mengetahui tentang alat musi tradisi, menandakan sebagai masyarakat yang berbangsa dan budaya juga peduli akan eksistensi kesenian tradisinya. (Red-detribpas.com)